Lost in Kediri

Dora: ‘Katakan Peta, katakan Peta!’

Kediri Bersemi, itulah slogan Kota yang menjadi tujuan pertama ekspedisiku. Kota yang sama sekali belum pernah tersentuh meskipun hanya dengan bayanganku, dan gelap. Aku buta Kota ini.

Dengan menggunakan bus, akhirnya pada pukul 16.30 kakiku dan kaki partner in crime-ku menginjak tanah Kota dengan Pendapatan Asli Daerah tertinggi di pulau Jawa setelah DKI Jakarta ini, setelah melakukan perjalanan yang dimulai dari Solo pada pukul 12.30. Hal pertama yang dicari sesampainya disini adalah penginapan, yang murah tentunya karena anggaran dana yang terbatas. Setelah jalan bolak-balik tanpa hasil, akhirnya pak polisi menjadi penyelamat dengan memberi tahu penginapan dengan harga cukup murah. Selain itu pak polisi memanggilkan becak dan menunjukkan kemana kami harus pergi. Dengan becak, kami melewati Kali Brantas, dan sampai di penginapan.

Hanya sempat menyimpan barang bawaan, dan cuci muka, serta membatalkan puasa, kemudian kami langsung keluar penginapan dan bermaksud untuk mencari rental sepeda motor agar bisa digunakan untuk mengitari Kota Kediri esoknya. Namun, maksud kami tak sampai, rental sepeda motor tidak dapat ditemukan, akhirnya dengan kekuatan kaki yang menopang badan kami, kami melanjutkan perjalanan malam ini.

Ah, hampir satu jam kami tidak menemukan tanda-tanda ‘kehidupan’ di Kota Kediri, jalanannya sepi dan minim lampu. Hampir putus asa and feel lost in Kediri, tiba-tiba mata kami tertuju pada lampu kelap-kelip, dan ternyata ada keramaian disana. Syukurlah, kami sudah kembali ke peradaban. Tempat yang cukup ramai tersebut ternyata Taman Sekartaji, dan di daerah sana ramai warung-warung lesehan kaki lima di depan Kantor Dinas Pendapatan Daerah. Ya! Satu target sudah ditemukan. Disana kami mengabadikan beberapa foto, yang mungkin saja hasilnya kurang maksimal.

Berjalan dan terus berjalan, melewati jembatan lama Kali Brantas, suasana ‘kota’ semakin terasa, tetapi tujuan kami untuk survey lokasi Kantor-kantor pemerintahan Kota Kediri tetap belum ada titik terang, sampai akhirnya rekanku berinisiatif untuk mencari peta. Lirik kanan kiri, depan belakang, tak ada tanda-tanda toko buku yang menjual peta, sampai kemudian bertemu dengan Kantor Pos, entah apa yang ada di pikiran kami, kami menganggap kalau disana kita akan bertemu dengan Peta Kota Kediri. Sedikit clingak-clinguk, lalu bertanya kepada salah satu petugas disana tentang peta, dia memberikan sinyal negatif, tapi kemudian melemparkan kami ke temannya, dan puji Tuhan temannya tersebut sangat ramah, dan dengan senang hati memberi tahu kami arah mana saja yang harus kami lewati agar bisa sampai ke Kantor Walikota dan toko buku.

Berbekal ‘ancer-ancer’ dari petugas Kantor Pos itu, kami meneruskan perjalanan. Yak! Hypermart depan mata, hatiku semakin lega… dan ternyata kantor walikota pun di dekat situ. Kediri Town Square jadi tempay untuk ‘isis’ pertama, sambil meneruskan niat untuk mencari peta. Tapi sayang, usaha di KETOS tak membuahkan hasil, sehingga memaksa kami melanjutkan perjalanan sampai menemukan Gramedia yang hampir tutup, dan syukur kami bisa menemukan PETA KOTA KEDIRI yang dicari.

Peta dibuka, dan kami kaget. Ternyata perjalanan 3 jam kami itu telah menempuh jarak yang lumayan jauh, lintas kecamatan. Karena kenyataan itu cukup membuat kami down, maka selanjutnya diputuskan untuk kembali ke penginapan dengan menggunakan becak. Dan beruntung, hanya dengan tarif Rp. 15 ribu, kami bisa mendapatkan cerita pengalaman bapak becak* dan kembali ke penginapan dengan selamat.

Pelajaran hari pertama:
Jangan kalah sama Dora, Peta menjadi alat penting untuk mengenali kota tujuan kita, apalagi kita masih buta dengan kota itu. Dengan peta, kita bisa menentukan tempat penginapan mana yang efisien yang dekat dengan tempat yang kita tuju. Alangkah baiknya kita mempersiapkan peta sebelum kita sampai di kota tujuan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s